ADMIN | VIKOR | RESULT

DTA
SANTRI
CRITERIA
Alternatif Nilai Kosong

Langkah 1 : Menyusun kriteria dan alternatif ke dalam bentuk matriks (F)

Langkah 1 : Matriks Keputusan (F)

Lakukan Enumerisasi pada data yang bukan numerik.

Maka Matriks F :

Langkah 1.1 : Matriks Keputusan (F)

Langkah 2 : Menentukan bobot kriteria, dengan ketentuan sesuai persamaan :

$\sum_{j = 1}^{n} w_j=1$

Dimana j=1,2,...n, nomor urutan kriteria/atribut dan w=bobot kriteria/atribut ke j.

Langkah 2 : Bobot Kriteria (W)

Untuk menentukan Matriks Normalisasi gunakan persaman :

$N_{ij}=\frac{(f^+\ -\ f_{ij})}{(f_j^+\ -\ f_j^-)}$

Langkah 3 : Matriks Normalisasi (N)

Langkah 3.1 : Normalisasi Matriks (N)

Menentukan nilai terbobot dari data ternormalisasi untuk setiap alternatif dan kriteria, dengan persamaan

$F_{ij}^{*}=w_j.N_{ij}$

Langkah 4 : Menentukan nilai terbobot dari data ternormalisasi untuk setiap alternatif dan kriteria

Menghitung Nilai Utility Measure (S) dan Regret Measure (R)

$S_i=\sum_{j=1}^{n}w_j\frac{(f_j^{+}-f_{ij})}{(f_j^{+}-f_j^{-})}$

$R_i=max_j\left[w_j\frac{(f_j^{+}-f_{ij})}{(f_j^{+}-f_j^{-})}\right]$

Langkah 5 : Menghitung Nilai Utility Measure (S) dan Regret Measure (R)

Setiap alternatif i dihitung indeks VIKOR-nya menggunakan rumus sebagai berikut

$Q_i=v\left[\frac{S_i-S^{-}}{S^{+}-S^{-}}\right]+(1-v)\left[\frac{R_i-R^{-}}{R^{+}-R^{-}}\right]$

Langkah 6 : Menghitung indeks VIKOR (Q)

Langkah 7 : Perangkingan Alternatif (Q)

HASIL PERANGKINGAN METODE VIKOR